WE Online, Jakarta -

Nilai tukar rupiah bertahan pada posisi terbawah, baik di Asia maupun dunia. Dengan catatan level terendah di angka Rp13.710 per dolar AS, rupiah belum dapat melepaskan diri dari belenggu dolar AS. Hingga pukul 15.20 WIB saja, rupiah melemah -0,20% ke level Rp13.708 per dolar AS.

Mirisnya lagi, rupiah juga keok di hadapan tiga mata uang utama di dunia lainnya, yakni dolar Australia (-0,34%), poundsterling (-0,25%), dan euro (-0,13%). Di jajaran Asia pun, rupiah bertengger di posisi kedua terbawah setelah unggul tipis terhadap baht (0,09%). 

Baca Juga: Valentine's Day: Hari Raya Patah Hati Sedunia Bagi Rupiah

Baca Juga: Duh Nasib! Asing Belum Move On dari Erick Thohir, Saham Telkom Sentuh Level Terendah dalam Sejarah!

Selain baht, tak ada lagi mata uang Benua Kuning yang mampu ditaklukkan rupiah, termasuk won (-0,26%), yen (-0,22%), dolar Hong Kong (-0,23%), dolar Singapura (-0,20%), ringgit (-0,12%), yuan (-0,10%), dan dolar Taiwan (-0,09%). 

Asal tahu saja, pelemahan rupiah terjadi ketika sebagian besar mata uang Asia tengah perkasa di hadapan dolar AS, sebut saja dolar Singapura, won, yen, dan dolar Hong Kong. Meski begitu, rupiah tak sendiri karena masih ada dolar Taiwan, baht, dan yuan yang juga tertekan di hadapan mata uang Paman Sam itu.