WE Online, Jakarta -

Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah melakukan pencurian aset Pemprov DKI Jakarta secara sengaja.

Hal tersebut dikatakan terkait 191 pohon yang ditebang dari Monas dijadikan furnitur.

Menurutnya, Pemprov DKI telah melakukan pembohongan publik. "Jika ini benar, maka telah terjadi kebohongan publik yang disengaja dan patut diduga telah terjadi korupsi menghilangkan atau mencuri aset Pemda DKI secara sengaja," tulisnya dalam akun Twitternya, seperti dikutip, Jumat (14/2/2020).

Baca Juga: Anies yang Buat, Anies Juga yang Enggan Menjawab, Hadehh...

Baca Juga: Pusat Izinkan Formula E Ngebut di Monas, Kok PDIP Masih Protes?

Lanjutnya, ia menegaskan penggunaan aset pemda ada hukumnya, termasuk memotong pohon yang dilakukan anak buah Anies Baswedan. 

Sambungnya, ia pun mencontohkan seperti pembuangan limbah yang harus melalui proses yang telah ditentukan.

"Ada hukumnya loh. Limbah saja tidak bisa main buang, ada proses yang harus dilakukan," ucapnya. 

Diketahui, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Heru Hermawanto membantah batang kayu yang sudah ditebang itu akan dijual. Ia pun menyebut pohon itu dimanfaatkan untuk keperluan peralatan mebel atau furnitur.