WE Online, Jakarta -

Tekanan global terhadap nilai tukar rupiah kian parah. Jika beberapa saat lalu rupiah dapat unggul di hadapan segilintir mata uang, kini rupiah justru semakin terpelintir dan menjadi mata uang terbawah secara global. Dilansir dari RTI, pada pukul 14.41 WIB, rupiah terkoreksi -0,31% ke level Rp13.703 per dolar AS. 

Dolar AS yang saat ini menguat di hadapan mayoritas mata uang global bahkan sempat memukul mundur rupiah hingga ke level terendahnya di angka Rp13.708 per dolar AS. Tiga mata uang global lainnya juga ikut menyerang rupiah, yakni dolar Australia (-0,03%), poundsterling (-0,30%), dan euro (-0,36%). 

Baca Juga: Dolar AS Gigit Rupiah, Sampai Berdarah-Darah!

Baca Juga: Erick Thohir Gregetan sama Telkom, Asing Ikut Mencak-Mencak!

Ditambah lagi, rupiah juga tak berdaya di hadapan seluruh mata uang utama di Asia, termasuk di antaranya adalah yen (-0,54%), dolar Taiwan (-0,35%), dolar Hong Kong (-0,34%), baht (-0,16%), dolar Singapura (-0,12%), yuan (-0,10%), dan yuan (-0,09%), dan ringgit (-0,06%).

Perlu diketahui, mayoritas mata uang Benua Kuning juga sedang terkoreksi di hadapan dolar AS. Sementara dolar Taiwan, yen, dan dolar Hong Kong selamat, mata uang seperti baht, dolar Singapura, won, dan yuan kini bergabung bersama dengan rupiah sebagai mata uang yang keok di hadapan dolar AS.